Ketua Rayon domesioner masa khidmat 2016-2017. Sahabat Andryanto
Masa demi masa yang dilalui oleh sahabat Andryanto selama menjadi ketua rayon syariah dan ekonomi islam tidak semudah bibir yang berucap. Dia bukan lah sosok pemimpin yang menurut kami mampu merubah paradigma pmii di rayon syariah dan ekonomi islam. Hal itu disebabkan latar belakang beliau yang sangat memprihatin terhadap pengetahuan akan organisasi pmii pada masanya. Beliau awalnya kuliah di IAIN Samarinda Kaltim jurusan Pendidikan Agama islam (Tarbiyah) dan MAPABA pada tanggal 4-6 September 2015. Beberapa bulan dIIANIN Samarinda beliau pindah ke IAIN antasari Banjarmasin Kalsel mengambil jurusan Ekonomi Islam selama Kuliah Di IAIN Antasari beliau sempat pakum selama 1 Semester dan aktif kembali di PMII setelah terpilih menjadi ketua rayon Syariah dan ekonomi islam dalam keadaan terpuruk tanpa memahami seluk beluk pmii.
Mirisnya lagi ketika sahabat Andryanto terpilih menjadi ketua pmii rayon syariah dalam keadaan terpuruk disebabkan anggota yang begitu sedikit ditambah lagi antusias terhadap organisasi ini belum tumbuh dan minim peminatnya, namun hal itu tidak menjadi beliau berkecil hati untuk membangun dan menumbuhkan semangat kader terbukti saat ini kader pmii di rayon syariah dan ekonomi islam mencapai 160 orang dan pada akhirnya ketika mendekati akhir kepemimpinana beliau IAIN berganti nama menjadi UIN serta terbentuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis sehingga rayon Syariah dan Ekonomi Islam di bagi menjadi dua rayon yaitu FEBI dengan SYARIAH DAN HUKUM
a. FEBI
Ketua rayon Ekonomi dan Bisnis pertama masa khidmat 2017-2018 sahabat Muhammad Ramadani
b. FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM
Ketua rayon Syariah dan Hukum masa khidmat 2017-2018 sahabat Maulana
PMII Rayon Syariah UIN Antasari Banjarmasin
Cari Blog Ini
Rabu, 29 November 2017
Sabtu, 11 November 2017
Rencana pembentukan Rayon baru di UIN antasari Banjarmasin 2017 ini
Pmii di UIN antasari banjarmasin dari tahun ketahun semangkin meningkat. Hal itu dibuktikan dengan terpilihnya Sahabat Ahmad Ramadhan sebagai ketua Komisariat. Pada masa khitmad kepengurusan beliau banyak sekali peningkatan dari PMII, dibuktikan dengan terpilihnya sahabat Budiansyah sebagai Presma UIN Antasari Banjarmasin periode 2016-2017.
Hal yang tidak kalah pentingnya sahabat Ahmad Ramadhan juga mampu menghantarkan sahabat Budiansyah sebagai Presma Nasional.
Selang beberapa bulan kemudian terpilihnya Prof. Dr. Mujiburrahman. M.A sebagai Rektor UIN Antasari Banjarmasin. Beliau merupakan aktivis dari PMII pada masanya yang merupakan alumni dari UIN yang dulunya masih IAIN.
PMII di UIN saat ini mulai ada peningkatan dari tahun sebelumnya, Rayon-Rayon yang ada di kampini UIN dinyatakan sebagai Rayon devinitif karena mampu mengadakan MAPABA setiap rayonnya baik Syariah dan Ekonomi Islam, Ussuluddin dan Humaniora, Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dan Dakwah dan komunikasi.
Mengingat pada tanggal 25 November 2017 akan diadaknnya RTAR dan RTAK. Rayon syariah dan Ekonomi Islam di ketuai oleh Andryanto untuk mempersiapkan pembentukan rayon baru yaitu febi.
Rencana pembentukan rayon baru ini disebabkan terbaginya fakultas syariah menjadi 2 Yaitu FEBI dan SYARIAH dan HUKUM.
Sabtu, 04 November 2017
Minggu, 21 Mei 2017
SURAT PINJAM TEMPAT
Banjarmasin, 31 oktober 2016
No : 010.PR-XIX.X-03.03-07.AA.11.2016
Lamp : -
Perihal : Mohon
Pinjam Tempat
Kepada
Yth.
Dekan Fakultas Syariah dan
Ekonomi Islam
Di-
Tempat
Assalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam
silaturrahmi teriring do’a kami sampaikan kepada Bapak/Ibu semoga senantiasa
dalam lindungan Allah SWT. dan dimudahkan dalam melaksanakan aktifitas
sehari-hari. Aamin
Sehubungan
dengan akan diadakannya Kegiatan Workshop Penulisan Karya Ilmiah yang di adakan oleh
PMII Rayon Syariah IAIN Antasari Banjarmasin. Maka Kami selaku panitia dan
Pengurus Rayon Syariah memohon kepada Bapak/Ibu agar dapat meminjamkan
Aula Syariah untuk acara tersebut yang akan dilaksanakan pada:
Hari,tanggal : Sabtu, 12 november 2016
Waktu : 09:00-15:00
WITA
Demikian surat permohonan untuk
peminjaman ini kami sampaikan, atas perhatian dan kesedian dan kerja samanya
kami ucapkan terima kasih.
Wallahul Muwaffiq ila Aqwamith Thariq.
Wassalamu’alaikum Wr.
Wb.
Panitia Pelaksana
Waliyo Norhadi
Ketua
|
Dewiyah
Sekretaris
|
Mengetahui,
Pengurus Rayon Syariah
Andriyanto
Ketua Umum
PROKER RAYON SYARIAH
A. PENDAHULUAN
PMII sebagai organisasi kemasyarakatan pemuda berupaya
menggali dan mengembangkan potensi kreatif generasi muda terutama mahasiswa
untuk mempersiapkan diri menjadi kader penerus perjuangan bangsa yang mengabdi
kepada masyarakat dan mampu menjawab segala tantangan.
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan
organisasi kader yang senantiasa mendampingi para anggotanya untuk tetap
memiliki kesadaran, pengetahuan, serta kemampuan dalam mengaktualisasikan
dirinya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu juga PMII adalah
organisasi yang bertujuan pada terbentuknya pribadi muslim yang bertaqwa kepada
Allah SWT. berbudi luhur, berilmu, cakap, dan bertanggungjawab dalam
mengamalkan ilmu pengetahuannya serta komitmen atas perwujudan cita-cita
kemerdekaan Indonesia.
Sebagai organisasi yang etos pergerakannya bersandar pada
aspek kemahasiswaan, keislaman dan keindonesiaan, maka pengejawantahan gerakan
PMII juga mencirikan ketiga aspek diatas. Aspek kemahasiswaan harus
diselaraskan dengan tipologi mahasiswa sebagai agent social of change,
aspek keislaman PMII meyakini bahwa kehadiran atau eksistensinya adalah untuk
mewujudkan peran khalifatullah fi al-ardl, meneruskan risalah kenabian untuk
merahmati alam. Sementara pada aspek kebangsaan PMII harus dibuktikan dengan
antusiasme aktif terhadap nilai kebangsaan yang ditunjukkan oleh sikap
penghargaan atas pluralisme dan inklusivitas serta menghindari eksklusivitas
dan sektarianisme.
Dengan integritas faham keislaman, kebangsaan dengan ciri
kemahasiswaan sebagai motor penggerak organisasi, persoalan-persoalan mendasar
masyarakat dan kemanusiaan adalah agenda persoalan yang senantiasa dicermati
dan direspon secara aktif, dengan sikap kritis transformatif, objektif,
produktif dan konstruktif. Persoalan-persoalan kemasyarakatan dan kebangsaan
yang menjadi agenda besar PMII meliputi: keberagaman (heterogenitas) dan
kebudayaan, pemerataan ekonomi dan keadilan sosial, demokratisasi, penegakan
hak-hak azasi manusia dan hokum, penyadaran dan pemberdayaan masyarakat serta
kepedulian terhadap lingkungan.
Untuk mencapai tujuan tersebut, maka perlu
ditumbuhkan-kembangkan sikap dewasa dan bertanggung jawab, tanggap terhadap
perubahan dan perkembangan yang terjadi di sekelilingnya, serta memiliki
kemauan dan kemampuan untuk membekali diri dalam semua aspek kehidupan, baik
keagamaan, kebangsaan, keorganisasian, intelektualitas, maupun profesionalitas.
Dengan demikian perlu disusun suatu kerangka acuan yang
mampu dijadikan pedoman Pengurus Cabang PMII Kabupaten Bandung dalam menjawab
semua tantangan dengan melalui program-program kerja nyata PMII pada
tingkatannya, secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan.
B. PENGERTIAN
Garis besar haluan program adalah Pernyataan keinginan warga
pergerakan dan menjadi pedoman yang terstruktur dalam penyusunan dan
pelaksanaan program kerja Pengurus Cabang dalam upaya tujuan organisasi, serta
menjadi tanggungjawab bersama bagi seluruh warga pergerakan. Rancangan
garis-garis program kerja mengandung arti sesuatu rangkaian kegiatan yang
berjalan secara setahap dan berkesinambungan sebagai proses konsolidasi,
sosialisasi, dan aktualisasi organisasi selama satu tahun sebagai wahana
pengembangan PMII berikutnya.
C. TUJUAN
Tujuan umum dari program kerja Pengurus Rayon Syariah Masa Khidmat
2017-2018 adalah :
- Sebagai Pedoman dan acuan Rayon Syariah IAIN Antasari Banjarmasin dalam menjabarkan dan menyusun kebijakan serta menetukan prioritas kerja dalam mengemban amanat serta menuangkannya dalam program-program pelaksaan secara rinci dan kongrit;
- Sebagai salah satu tolak ukur dalam melaksankaan penilaian dan evaluasi program Rayon Syariah IAIN Antasari Banjarmasin
- Memantapkan kerangka landasan organisasi yang kuat, dinamis, dan stabil.
- Meningkatkan pemahaman dan wawasan kader dalam berbagai aspek, terutama dalam hal wawasan keagamaan, kebangsaan, keorganisasian, dan ke-PMII-an melalui pola pendidikan dan pembinaan kader dalam kegiatan yang berkesinambungan.
- Menetapkan kebijakan yang kuat bagi kepengurusan periode berikutnya.
D. LANDASAN
Garis Besar Haluan Program disusun
berdasrkan:
1. landasan ideal : Islam Ahlussunnah waljama’ah
: Pancasila
: Nilai Dasar Pergerakan (NDP)
2. Landasan structural : AD/ART PMII
3. Landasan Historis : Produk dan dokumen historis PMII
C.
ARAH
KEGIATAN
1. Mempertegas struktur dan pembagian
tugas serta wewenang Pengurus Rayon Syariah IAIN Antasari Nanjarmasin sehingga
didapatkan suatu kondisi dan mekanisme organisasi yang stabil dan dinamis.
2. Meningkatkan peran Rayon sebagai
ujung tombak organisasi di tingkat Kampus, Fakultas Syariah IAIN Antasari
Banjarmasin
3. Meningkatkan peran Rayon sebagai
ujung tombak organisasi dan basis utama pengkaderan.
4. Menciptakan lokus-lokus dan sayap
gerakan organisasi baik dalam aspek pengembangan intelektualitas maupun
dinamisasi gerakan
5. Mengembangkan segenap potensi, bakat
dan minat anggota PMII dalam rangka meningkatkan kualitas pengabdian pada
masyarakat untuk tercapainya tujuan organisasi.
6. Meningkatkan asas kebersamaan dan
kekeluargaan diantara anggota PMII
7. Meningkatkan intensitas dan kualitas
kegiatan pembinaan terhadap kader PMII sehingga memiliki pemahaman dan
loyalitas ke-PMII-an yang militan.
8. Membentuk wadah kegiatan yang dapat
menghasilkan kemandirian sumber dana baik dari dalam maupun dari luar anggota.
9. Melakukan inventarisasi data dan potensi
yang dimiliki, serta pengaturan mekanisme pendistribusian informasi yang
efektif dan efesien.
10. Meningkatkan program-program
kegiatan ke-profesian untuk mengantisipasi terhadap derasnya tuntutan keahlian
dan kesungguhan setiap profesi dalam mengakomodasi dan mengalokasi sumber daya
manusia yang dibutuhkan.
11. Membina hubungan yang baik dengan
alumni dalam rangka pemanpaatan potensi yang dimilikinya baik secara individu
maupun profesinya baik di infrastuktur maupun supra struktur.
12. Meningkatkan kerjasama dengan sesama
ormas dan organisasi lain dengan tetap berdasarkan pada independensi.
POKOK-POKOK PIKIRAN DAN REKOMENDASI
PERGERAKAN
MAHASISWA ISLAM INDONESIA
RAYON
SYARIAH IAIN ANTASARI BANJARMASIN
TAHUN 2017-2018
A. Pendahuluan
Sebagai organisasi yang berhaluan ahlussunnah
waljamaah, PMII menyadari bahwa keberadaannya untuk mewujudkan peran
khalifatullah fil ardl, membangun peradaban luhur di bumi, meneruskan risalah
kenabian, menjadi pengayom bagi segenap alam. Dan sebagai organiasasi
berasaskan pancasila, PMII mempunyai komitmen kebangsaan yang utuh dan
proporsional, yang diaktualisasikan melalui partisipasi dalam pembangunan yang
berprokemanusiaan dan berkeadilan social.
Integrasi dari faham keagamaan dan
kebangsaan tersebut mengharuskan aktualisasi keberagaman PMII yakni komitmen
terhadap persoalan mendasar kemasyarakatan dan kemanusiaan. Persoalan-persoalan
itu dapat persoalan demokratisasi itu sendiri, persoalan sosial, pemerataan
ekonomi, keadilan politik, kepedulian pada pada pelestarian alam, lingkungan
sampai pada persoalan pendidikan dan kebudayaan. Semua ini merupakan agenda
besar yang menjadi tanggungjawab komponen bangsa. Bagi PMII konsen dan komitmen
terhadap agenda tersebut merupakan keniscayaan.
Maka dari itu dalam rangka meraih
itegritas tersebut, sangat dibutuhkan bacaan-bacaan yang barang tentu dapat
menjadi penguat dalam aksi social yang kan dilakukan PMII.
1. Pokok-pokok
Pikiran dan Rekomendasi Internal
Dalam pokok-pokok pikiran dan
rekomendasi internal, PMII Rayon
Syariah IAIN Antasari Banjarmasin mempunyai visi dan misi bersama yang
diperjuangkan secara kolektif untuk mencapai satu tujuan yang sama.
PMII Rayon Syariah harus melakukan penataan-penataan pada khususnya
terhadap dua aspek, pertama managemen organisasi kedua kerja
organisasi.
Ø Managemen
organisasi
a.
Memaksimalkan
pendataan kader PMII Rayon Syariah agar dapat memperkuat dan memperluas
orientasi kerja gerakan PMII dalam wilayah garapan yang lebih luas. Hal ini
merupakan upaya melakukan kerja-kerja publik yang terorganisir antara sesama
PMII aktif maupun dengan alumni PMII.
b.
Membuat
silabus kurikulum kaderisasi PMII Rayon Syariah IAIN Antasari Banjarmasin yang
bertujuan mencetak kader ulul albab yang professional, intelektual dan
bertaqwa.
Ø Kerja
organisasi
1. PMII harus mampu mendorong dan
mengusung kadernya untuk terlibat dalam setiap pergolakan politik kampus
terlebih menjadi pemegang dan penentu kebijakan. Oleh karena itu, hal ini
sesuai dengan PMII sebagai organ kemahasiswaan.
2. Sebagai organ yang mencetak kadernya
menjadi intelektual organik, maka PMII harus berperan aktif dalam melakukan
pemberdayaan ditingkatan masyarakat arus bawah (grass root).
Pendampingan, pengabdian adalah hal yang tidak bisa ditinggalkan.
3. PMII merupakan organ yang tidak
pernah menutup diri. Untuk itu, maka perluasan jaringan dengan membuka
komunikasi dan kerjasama dengan organ-organ lain yang tidak berseberangan visi
dan misinya menjadi agenda besar yang harus segera dilakukan
4. Melakukan advokasi masyarakat.
5. Mengorganisir kader di rayon syariah
agar tetap aktif dalam kegiatan dalam bidang-bidang (kaderisasi, keagamaan,
advokasi dan aksi dan seni dan budaya)
2.
Rekomendasi
Internal
3.
Rekomendasi
Eksternal
INSTITUSI
DAN TATA KERJA ORGANISASI
PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA
RAYON SYARIAH
1. Institusi
Ø PMII Dan
Orientasinya
PMII adalah sebuah organisasi yang bertujuan pada
terbentuknya pribadi muslim yang bertaqwa kepada Allah SWT., berbudi luhur,
berilmu cakap dan bertanggungjawab dalam mengamalkan ilmu pengetahuannya serta
komitmen atas perwujudan cita-cita kemerdekaan Indonesia.
Orientasi pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia adalah
terbentuknya masyarakat terbuka dan berdaya, dengan kombinasi masyarakat yang
plural serta beradab. Dengan demikian sebuah garis telah ditentukan oleh PMII
sebagai landasan pijak dalam melakukan setiap aktivitas gerakan yang
dipilihnya. Antara lain PMII telah mengambil beberapa landasan yang menyangkut
visi misi dan orientasi serta sistem pandangan gerakan dalam kerangka pola
fikir yang independen.
Karena PMII merupakan sebuah organisasi yang berhaluan
Ahlusunnah wal Jama’ah, dengan demikian PMII harus berani mempertahankan
apa yang telah menjadi komitmen bersama dalam organisasi yakni membentuk dan
memperjuangkan harkat dan martabat dalam koridor nilai-nilai kemanusiaan yang
adil dan beradab.
Dalam konteks yang lebih besar, PMII menemukan beragam
masalah yang dihadapi secara kelembagaan yakni harus berdasarkan kepada
konstitusi yang ada, dalam hal ini konstitusi PMII adalah AD/ART dan seluruh
produk hukumnya. Dengan demikian PMII senantiasa berusaha untuk mengaplikasikan
dan mengaktualisasikan apa yang telah menjadi pilihan Pergerakan Mahasiswa
Islam Indonesia dalam setiap aktifitasnya.
Ø Struktur
Organisasi
Secara efektif kerja kedepan PMII Rayon Syariah IAIN
Banjarmasin, perlu adanya pembagian kerja terstruktur, yaitu:
1.
Ketua Umum, adalah orang yang secara moral dan struktur
institusional menggerakkan dan mendorong seluruh aktifitas organisasi dan
bertanggung jawab terhadap aktifitas yang diadakan oleh bidang-bidang
struktural dan lembaga-lembaga yang ada di PMII Rayon Syariah.
2.
Ketua I
Bidang Kaderisasi, orang yang membantu ketua umum
untuk membangun
komunikasi Internal Organisasi serta jaringan dengan lembaga-lembaga
diluar PMII yang bersifat mendorong terhadap pengembangan organisasi serta
melakukan komunikasi dan koordinasi secara sinergis terhadap lembaga, bidang
structural, komisariat dan rayon di lingkup PMII cabang Kab. Bandung dan
mengambil langkah-langkah taktis dalam kaderisasi Diharapkan usaha ini
terbangun informasi dan komunikasi yang dapat dijadikan bahan pertimbangan
untuk usaha pengembangan organisasi yang lebih maju.
3.
Ketua II
Bidang Keagamaan adalah orang
yang membantu ketua umum yang memiliki wewenang untuk membangun jaringan
internal PMII ditingkat lokal maupun nasional dalam bidang kegamaan baik secara
kelembagaan amupun konsep keberagamaan.
4. Ketua III
Bidang Advokasi & Aksi,
5. Ketua
IV Bidang Seni Dan Budaya
6.
Sekretaris
Umum adalah orang
yang membantu dan mendampingi dalam setiap agenda yang dilakukan oleh ketua umum,
dan bertugas sebagai kepala rumah tangga serta merumuskan produk hukum
(kebijakan) serta mensosialisasikan bersama ketua umum kepada lembaga, bidang
dan organ yang ada dibawahnya.
7.
Wakil
Sekretaris adalah orang
yang membantu sekretaris umum, bertanggung jawab terhadap kerja
kesekretariatan, mengatur administrasi yang rapi dan sistematis, serta
merumuskan produk hukum (kebijakan) yang dikeluarkan oleh PMII Rayon Syariah.
8.
Bendahara
Umum adalah orang
yang membantu ketua umum dan bertanggung jawab dalam upaya mengoptimalkan
penggalian dana secara mandiri, pengelolaan, distribusi dan sirkulasi keuangan
organisasi.
9.
Wakil
bendahara adalah orang
yang membantu bendahara umum serta bertanggung jawab terhadap pengelolaan
keuangan, terutama menyangkut proses distribusi dan sirkulasi keuangan
organisasi.
Ø Tata Kerja
A. Pendahuluan
Tata kerja
organisasi PMII Rayon Syariah, adalah ketentuan tentang aturan kerja organisasi
untuk menciptakan efektifitas yang
tinggi dalam pelaksanaan tugas dan wewenang dalam kepengurusan di lingkungan
PMII Rayon Syariah. Adapun Kedudukan,
Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab kepengurusan sebagai berikut :
Ø Ketua Umum
a. Kedudukan dan Tanggung Jawab :
1. Mandataris Komsat PMII Rayon Syariah
IAIN Antasari Banjarmasin
2. Pemegang kebijakan teringgi di
tingkat Rayon Syariah.
3. Penanggung jawab umum
kegiatan-kegiatan pengurus Rayon Syariah IAIN Antasari Banjarmasin
4. Bertanggung jawab kepada anggota
Konferensi
b.
Wewenang
dan Tugas :
1. Mengatasnamakan organisasi baik ke
dalam maupun ke luar sesuai aturan organisasi;
2. penentu kebijakan politik organisasi
di tingkat Rayon Syariah IAIN Antasari Banjarmasin Mengganti pengurus yang
dianggap tidak menjalankan tugas organisasi, mealalui musyawarah bersama
pengurus lain.
3. Menandatangani surat-surat ke luar
maupun ke dalam atas nama organisasi.
4. Melaksanakan amanat Komsat
5. Mengkoordinir dan mengevaluasi
kegiatan Pengurus Rayon selama kurun waktu yang telah ditentukan.
2.
Ketua-ketua
a. Kedudukan dan Tanggung jawab
1. Badan pengurus Harian Rayon (BPR)
2. Membuat kebijakan umum sesuai dengan
bidangnya masing-masing
3. Pelaksana kebijakan organisasi
sesuai dengan bidangnya masing-masing dan bertanggung jawab kepada ketua umum
4. Bersama ketua umum mengganti
personil kepengurusan yang dianggap tidak menjalankan tugas sebagaimana
mestinya
b. Tugas dan Wewenang
1. Melaksanakan perogram kegiatan
sesuai dengan bidangnya masing-masing
2. Bersama ketua umum mengevalusi
kegiatan yang telah dilaksanakan Pengurus Rayon selama kurun waktu yang telah
dilaksanakan
3. Menandatangani surat-surat
organisasi bersama Sekum atau Sekretaris sesuai dengan bidangnya masing-masing
3.
Sekretaris
Umum
a. Kedudukan dan Tanggung Jawab
1. Badan Pengurus Harian Rayon Syariah
IAIN Antasari Banjarmasin
2. Pemegang Kebijakan tertinggi di
bidang kesekretariatan
3. Bertanggungjawab kepada ketua umum.
b. Tugas dan Wewenang
1.
Mengkoordinir
kegiatan di bidang kesekretariatan
2.
Bersama
ketua umum mengevalusai kegiatan yang telah dilaksanakan Pengurus Rayon selama
kurun waktu yang telah ditentukan.
3.
Membuat
mekanisme (tata kerja) di bidang kesekretarian
4.
Mendatangi
surat-surat bersama ketua umum
5.
Bersama
Ketua Umum dan pengurus lainnya mengganti pengurus yang dianggap tidak
menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
6.
Menggantikan
ketua umum apabila berhalangan hadir.
4.
Sekretaris-sekretaris
a. Kedudukan dan Tanggng Jawab
1.
Badan
Pengurus Harian Rayon Syariah IAIN Antasari Banjarmasin
2.
Pelaksanan
kebijakan kesekretariatan sesuai dengan bidangnya
3.
Bertanggung
jawab kepada ketua bidangnya
4.
Menggantikan
sekretaris umum jika berhalangan hadir sesuai dengan bidangny
5.
Bersama
pengurus lainnya mengganti personil pengurus yang dianggap tidak menjalankan
tugas sebagaiman mestinya.
b. Tugas dan Wewenang
1.
Melaksanakan
program kerja sesuai dengan bidangnya
2.
Mengkoordinir
kegiatan kesekretariatan sesuai dengan bidangnya
3.
Bersama
pengurus lainnya mengevalusai kegiatan yang telah dilaksanakan Pengurus
Pengurus Rayon selama kurun waktu yang telah ditentukan sesuai dengan bidangnya.
5.
Bendahara Umum
a. Kedudukan dan Tanggung Jawab
1.
Badan
Pengurus harian Rayon Syariah IAIN Antasari Banjarmasin
2.
Pelaksana
kebijakan umum keuangan organisasi
3.
bertanggung
jawab kepada ketua umum
b. Tugas dan Wewenang
1.
Melaksanakan
kegiatan keuangnan, yaitu mengatur, menyimpan, dan mencatat penerimaan maupun
pengeluaran keuangan Rayon Syariah IAIN Antasari Banjarmasin
2.
Mengkoordinir
bidang keuangan dalam setiap kegiatan
3.
Bersama-sama
pengurus lainnya mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan Pengurus Rayon
Syariah IAIN Antasari Banjarmasin
4.
Membuat
petunjuk teknis tentang cara permintaan, pembayaran, dan pengeluaran keuangan,
serta pendayagunaan inventaris Pengurus Rayon Syariah IAIN Antasari Banjarmasin
5.
Menanda-tangani
surat-surat yang berhubungan dengan keuangan bersama-sama Ketua Umum atau Ketua
dan Sekretaris Umum atau sekretaris
6.
Bersama-sama
Ketua Umum dan Pengurus lainnya mengganti personil pengurus yang dianggap tidak
menjalankan tugas sebagaimana mestinya.
Ø Lembaga-Lembaga
1.
Lemaba
Semi Otonom
2.
Lembaga penerbitan pers
dan jurnalistik (LP2J)
3.
Lembaga Pengembangan Ekonomi Organisasi (LPEO)
4.
Lembaga seni dan budaya
RANCANGAN PROGRAM KERJA
RAYON SYARIAH IAIN ANTASARI BANJARMASIN
MASA KHIDMAT 2017 – 2018
A.
Bidang Kaderisasi
1.
Materi-Materi
Nama Kegiatan :
Latar Belakang :
Tujuan Kegiatan :
Sasaran Kegiatan :
Tempat & Waktu :
Anggaran Dana :
Penanggung Jawab :
Keterangan :
2. ………
B. Bidang Keagamaan
1.
Burdahan
& Yasin
Nama Kegiatan :
Latar Belakang :
Tujuan Kegiatan :
Sasaran Kegiatan :
Tempat & Waktu :
Anggaran Dana :
Penanggung Jawab :
Keterangan :
2. Pelatihan
Habsy
Nama Kegiatan :
Latar Belakang :
Tujuan Kegiatan :
Sasaran Kegiatan :
Tempat & Waktu :
Anggaran Dana :
Penanggung Jawab :
Keterangan :
C. Bidang Advokasi & Aksi
D. Bidang Seni & Budaya
1.
Padus
Nama Kegiatan :
Latar Belakang :
Tujuan Kegiatan :
Sasaran Kegiatan :
Tempat & Waktu :
Anggaran Dana :
Penanggung Jawab :
Keterangan :
2. Senam SKJ
Nama Kegiatan :
Latar Belakang :
Tujuan Kegiatan :
Sasaran Kegiatan :
Tempat & Waktu :
Anggaran Dana :
Penanggung Jawab :
Keterangan :
3. Fodsall
4. Nama Kegiatan : Fodsall
Latar Belakang :
Tujuan Kegiatan :
Sasaran Kegiatan :
Tempat & Waktu :
Anggaran Dana :
Penanggung Jawab :
Keterangan :
Langganan:
Postingan (Atom)






